Depresi? Stress? Ini Cara Mengatasinya!

Share:
cara mengatasi depresi dan stress paling ampuh
bigthink.com

Apa itu Depresi?

Depresi adalah sebuah gangguan mental yang dibuktikan dengan rasa sedih yang berlebihan, tidak tertarik dengan hal apapun, motivasi diri sangat rendah, putus asa, dan yang paling parahnya adalah...terdapat keinginan untuk bunuh diri.

Pada umumnya, normal sekali bagi manusia untuk merasakan sebuah emosi saat merespon sesuatu yang terjadi dalam hidup mereka. Bisa berupa merasa sedih saat ditinggal orang tercinta, stress oleh tuntutan pekerjaan, atau rasa kecewa terhadap kekasih.

Tapi walaupun begitu.. emosi kita 'normalnya' akan kembali stabil dalam beberapa bulan kedepan, ataupun saat merayakan kejadian yang membuatmu gembira. Seperti ulang tahun ataupun anniversary kepada pasangan. Namun itu bukanlah depresi, melainkan perubahan emosi yang normal.

Jadi, bagaimanakah tanda orang yang sedang depresi? Simaklah!


Tanda-Tanda Penderita Depresi

Berbeda dengan gangguan mental lainnya, depresi itu benar-benar susah untuk dideteksi. Karena, depresi sendiri awalnya berasal dari emosi alami manusia itu sendiri, yaitu sedih dan putus asa. Namun yang menjadi perbedaan mencolok adalah jangka waktunya.

Misalnya saja, salah seorang anggota keluargamu meninggal dunia, kamupun langsung merasakan kesedihan yang amat mendalam. Hari demi hari..rasa sedihmu itu mulai perlahan-lahan menghilang, dan hingga akhirnya emosimu kembali stabil setelah 1 bulan merasa sedih, kamu sudah ikhlas dan bisa menerima kenyataan. Nah...! Itulah rasa sedih biasa.

Sedangkan kalau depresi, rasa sedihmu sama sekali tidak hilang walaupun sudah berbulan-bulan, malahan semakin menjadi-jadi. Dari yang awalnya hanya sedih, berubah menjadi putus asa, kehilangan harapan, kehilangan motivasi, dan akhirnya ingin bunuh diri.

Tapi biasanya, para penderita depresi sama sekali tidak sadar kalau mereka itu sedang depresi. Makanya, disini saya akan memberikan tanda-tanda orang yang sedang depresi:


 Merasa sedih, putus asa, kosong, dan tidak bahagia
 Tidak tertarik atau menikmati saat melakukan hal yang biasa dilakukan (hobi,bersosialisasi, dll)
• Susah tidur, insomnia, dan menghabiskan banyak waktu di tempat tidur
 Nafsu makan berkurang
 Selalu merasa cemas, bingung, dan gelisah
 Susah fokus dan telmi (telat mikir)
 Merasa benci dengan diri sendiri (karena melakukan sesuatu yang salah)
 Merasa bersalah saat ada sesuatu yang diluar kontrol dirimu (padahal tidak ada urusannya denganmu)
 Susah membuat keputusan dan mengingat sesuatu
 Sering kepikiran untuk mati ataupun bunuh diri


Cara Mengatasi Depresi

Jika saja kamu mengalami salah satu gangguan yang terjadi dalam kolom diatas, artinya kamu memang sedang depresi. Dan itu harus cepat-cepat diobati, agar rasa depresimu itu tidak semakin memburuk.

Untuk mengobati depresi dengan cara professional (melalui psikolog/psikiater) itu bukanlah hal mudah. Akan susah sekali rasanya untuk terbuka dan mencurahkan seluruh derita yang kita alami kepada psikolog. Apalagi kalau kamu adalah orang berkepribadian introvert.

Karena itulah, saya akan memberikan beberapa tips untuk mengatasi depresi tanpa melalui perawatan professional. 

Tetap terhubung dengan teman: Biasanya saat sedang depresi, secara reflek kamu selalu merasa ingin menjauh dari orang lain. Namun, justru mengisolasi dirimu malah akan membuat penyakit itu semakin parah. Dengan berkumpul dan bersosialisasi dengan teman bisa mendapat dukungan psikologis dari mereka, dan membuat dirimu lupa dengan penyakit yang kamu derita (hanya sementara). Karena saat sedang membicarakan suatu topik dengan mereka, perhatianmu akan teralihkan kepada topik lain dan membuatmu lupa dengan perasaanmu sendiri.

Setidaknya, lakukanlah sesuatu: kamu memang tidak akan bahagia; tapi, kamu masih bisa mencoba melakukan sesuatu yang membuatmu nikmat dan rileks. Keluarlah dan mulai berolahraga, baca buku kesukaanmu sambil ditemani segelas teh, cobalah bermeditasi. Saat sedang depresi kamu memang tidak punya mood untuk melakukan berbagai aktivitas tersebut, tapi paksalah, berbagai aktivitas diatas dapat membantu mengurangi beban di dalam pikiranmu.

Berjemur dibawah sinar matahari: penelitian menyebutkan bahwa sinar matahari dapat meningkatkan mood seseorang, jadi pergi keluar rumah untuk berjemur dibawah sinar matahari selama beberapa menit bisa mengurangi perasaan depresimu.

Berpikir positif; buang emosi negatif: terus mencoba berpikir positif dikala sedang depresi memang sangat sulit. Tapi kamu harus berusaha keras! Buanglah seluruh emosi negatif yang menyelimuti dirimu (seperti merasa bersalah, benci dengan diri sendiri, merasa hidupmu penuh dengan kesialan). Pikiran negatif seperti itu tidak bisa dijadikan patokan sebagai melihat 'orang seperti apakakah kamu' atau 'bagaimana jalan hidupku'. Karena itulah sangat penting membuang pikiran negatif itu.

Sudah mencoba semuanya, tapi tidak efektif? Masih ada cara terakhir..

Konsultasi ke psikolog: seperti yang sudah dijelaskan diatas, konsultasi ke psikolog/psikiater adalah cara tercepat dan terefektif. Namun hal ini juga tidak ampuh untuk orang yang berkepribadian introvert (tertutup), karena membuka diri dan mencurahkan seluruh masalah kepada orang yang baru dikenal itu adalah hal yang sangat-sangat sulit. Tapi kalau kamu memang sudah mencoba berbagai cara yang sudah disebutkan diatas-tapi rasa depresimu masih belum berkurang..saya sangat sarankan untuk berkonsultasi ke psikolog.

Yap, itulah beberapa tips yang saya bisa berikan untuk mengatasi/meredakan rasa depresi. Selalu ingatlah bahwa masih ada orang yang sayang padamu, jangan sampai membuat mereka sedih hanya karena masalah pribadi. Dadah~

No comments